SINEREVIEW

May 29 2017 by arwuda

Amanda Rawles dan Jefri Nichol Lari di Kuburan Jam 3 Pagi

Setelah sukses membawakan tokoh utama sebagai Salma dalam film Dear Nathan. Amanda Rawles kembali mendapat tawaran untuk membintangi sebuah film layar lebar “Jailangkung” arahan sutradara Jose Purnomo dan Rizal Mantovani.

Amanda mengaku, mendapatkan pengalaman tersendiri saat bermain dalam film bergenre horor. Pasalnya, wanita yang berperan sebagai Bella itu memiliki sifat asli yang penakut.

Ketika harus menjalani sejumlah adegan syuting, Amanda sempat merasakan ketakutan yang luar biasa, saat berada di lokasi.

Salah satunya ketika Amanda harus melakukan adegan lari-lari dikuburan hanya berdua dengan Jefri Nichole lawan mainnya tanpa kru. Lantaran pengambilan gambar menggunakan drone.

"Kita syuting di kuburan jam tiga pagi dan itu pakai drone. Kameramen dan kru ngumpet semua, aku cuma berdua sama Jefri Nichol dan itu suasananya serem,"ungkapnya.

Bahkan, pemilik nama Amanda Carol Rawles itu mengaku, dia sampai ingin menangis saking takutnya.

Film 'Jailangkung' menceritakan tentang tiga orang gadis yakni Bella (Amanda Rawles), Angel (Hannah Al Rasyid) dan Tasya yang ingin membongkar misteri yang dialami ayah mereka yang ditemukan koma dengan misterius.

Dengan bantuan dari teman kampus Bella, Rama (Jefri Nichol) yang juga tertarik dengan dunia mistik serta seorang pilot bernama Kapten Wardana (Augie Fantinus), mereka menemukan sebuah tempat yang dinamakan sebagai Jailangkung.

Apakah rahasia gelap di masa lalu dan masa kini yang terbuka akan membahayakan hidup mereka?

Saksikan Film Jailangkung tanggal 25 JUNI 2017.

TRIVIA

Film Indonesia dengan sekuel terbanyak, juga franchise dan spin-off (sempalan cerita) adalah Catatan Si Boy. Film yang diangkat dari sandiwara radio, diproduksi pertama kali 1987. Skenario film ditulis Marwan Alkatiri dan disutradarai Nasri Cheppy. Sekuel kedua hingga kelima, diproduksi tiap tahun hingga Catatan Si Boy 5 (1991). Tahun 1991, muncul spin-off yang ditulis Marwan Alkatiri dan disutradarai Nasri Cheppy, Catatan Si Emon. Yang paling mutakhir adalah Catatan Harian Si Boy (2011) yang dianggap sebagai lanjutan kisah si Boy yang sudah berumur.