SINEREVIEW

Jan 27 2017 by arwuda

Ferry Salim Kesulitan Bicara Logat "Suroboyo-an" di The Perfect Dream



Dalam film bergenre drama keluarga "Perfect Dream". Dalam film bergenre drama keluarga itu, Aktor senior Ferry Salim dipasangkan dengan Wulan Guritno sebagai lawan mainnya yang berperan sebagai Lisa, Seorang sosialita dengan usia mapan.

"Dibyo yang saya perankan mempunyai cita-cita dan mengejar mimpi. Kebetulan,  cita-cita, mimpinya dan cintanya itu ada di satu orang wanita yang bernama Lisa yang diperkan Wulan Guritno. Jadi, Dibyo bagaimanapun caranya akan mencoba mendapatkan cinta dan cita-citanya itu yang ada sama Lisa, sekalipun nyawa akan dikorbankan," ungkap Ferry Salim dalam acara peluncuran trailer dan poster film Perfect Dream di Plasa Senayan, Kamis (26/1).

Dengan setting di kota Surabaya, Ferry Salim merasa cukup kesulitan untuk berbicara dengan logat Surabaya. Ia harus berguru ke beberapa orang yang memang mengetahui betul bagaimana cara bicara orang Surabaya.

"Kan harus jadi orang Suroboyo-an, jadi saya belajar dari crew-crew film, terus cari guru sendiri, temen-temen saya yang ngomong bahasa Jawanya medok-medok saya teleponin semua," katanya.

Selain Ferry Salim dan Wulan Guritno yang menjadi pemeran utama dalam film ini, beberapa nama lain yang turut berperan dalam film Perfect Dream antara lain Baim Wong, Poppy Sovia, dan Olga Lidya, dan H. Qomar

sumber: Bintang.com

TRIVIA

Film Indonesia berdurasi terpanjang, dicatat oleh film Pengkhianatan G30S PKI (1984) yang merupakan produksi Pusat Produksi Film Negara (PPFN). Wikipedia mencatat, G30S berdurasi 271 menit (4 jam 31 menit). Berikutnya, film Janur Kuning (1979) berdurasi 180 menit (3 jam), Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015) berdurasi 161 menit (2 jam 41 menit), Tjoet Nja Dhien (1986) durasi 150 menit (2 jam 30 menit), The Reid 2: Berandal, berdurasi 148 menit (2 jam 28 menit)