SINEREVIEW

Apr 03 2018 by arwuda

Garap Soundtrack Film, Ipang Lazuardi Mencari Inspirasi dari Anak SMA


Ipang. (Foto: Munady Widjaja)

Banyak cara yang dilakukan musisi untuk mendapatkan inspirasi dalam membuat lagu. Tak jarang inspirasi datang dari cara-cara yang unik. Ipang Lazuardi misalnya.

Ia didapuk untuk mengisi soundtrack sebuah film berjudul 'Serendipity'. Dalam film yang menceritakan kisah percintaan anak SMA tersebut, Ipang mengaku mencari inspirasi dari anak-anak SMA di sekitar rumahnya.

“Ada beberapa kelompok (anak SMA) punya langganan warung, nah biasanya suka nongkrong. Ngapain ajalah ngopi-ngopi atau apalah, ya, gua ngobrol sama anak-anak SMA bergerombol, ya di situ gua dapet energi-energi itu,” kata Ipang ketika ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (27/3).

Pemain film Serendipity. (Foto: Munady Widjaja)

Hal itu dilakukan Ipang lantaran ia membutuhkan kisah percintaan yang kekinian. Sehingga sulit jika harus mencari inspirasi dari kisahnya sendiri, Terlebih saat ini Ipang sudah berstatus sebagai seorang ayah.

“Ya 'kan gua sudah enggak pacaran, sudah punya istri, jadi ya kalau misalkan ngulang cerita-cerita pacaran gua dulu, Entar enggak update, gua mesti denger dari yang pacaran-pacaran nih,” ujarnya.

“Rumah gua samping SMA jadi bisa lihat karakter anak-anak kayak apa sih, sambil nguping dia cerita apa,” tambahnya.

Ipang mengatakan bahwa dirinya merasakan perbedaan yang jelas dari kisah percintaan yang dijalani oleh anak-anak zaman sekarang. Informasi yang begitu mudah didapat, membuat referensi percintaan saat ini pun semakin luas.

“Enggak jauh beda sih, cuma gayanya beda, bunyinya kadang-kadang agak-agak beda, bedanya kalau anak sekarang informasinya udah banyak, referensinya udah banyak, mereka lebih luas lagi,” jelasnya.


Ipang. (Foto: Munady Widjaja)

Dalam film 'Serendipity', Ipang menciptakan lagu berjudul ‘Mau Tau’. Lagu tersebut bercerita tentang orang yang sedang jatuh cinta, yang selalu ingin tahu mengenai pasangannya.

“Ketika orang jatuh cinta banyak sekali yang ingin ditanya, apa lagi anak SMA pengin tahu banget termasuk ‘kalau gua seneng dia seneng gak ya?’,” tandasnya.

Ipang mengaku bahwa dirinya memang sering menulis soundtrack untuk anak SMA. Hal ini membuatnya sering tampil dalam pensi sampai sekarang.

“Kebetulan banyak lagu yang gua tulis soundtrack untuk film anak SMA, efeknya sih jadi sering main di pensi,” kata Ipang.

(kumparan.com)

TRIVIA

JEPANG dikenal memiliki film dengan sekuel terpanjang atau episode-nya. Franchise flm Godzilla (1954-sekarang) dibuat hingga 32 judul. Zatoichi, kisah fiksi jagoan pedang buta dan seorang pemijat, dibuat 26 judul di rentang tahun 1962-1989). Tora-San (1959), film franchise ini diproduksi sebanyak 28 judul hingga tahun 2003. Bahkan disebutkan, franchise Tora-San dibuat sampai 47 judul.