SINEREVIEW

Apr 03 2018 by arwuda

Rasa Trauma Maxime Bouttier di Bully Perempuan Sampai Nangis

Siapa sangka, ternyata aktor tampan Maxime Bouttier pernah di-bully oleh teman sekolahnya. Yang cukup mencengangkan, teman yang mencemoohnya itu bukan laki-laki, tapi perempuan. Rasa trauma Maxime Bouttier di-bully perempuan masih membekas

Walaupun dihujat teman perempuannya saat pindah sekolah di Bali, dari sekolah Perancis ke sekolah Inggris, dirinya merasa sakit hati. Bahkan air mata kekasih Prilly Latuconsina ini tumpah karena bully tersebut.

"Aku di-bully sama anak-anak cewek lho sampai aku nangis," katanya saat ditemui di Queens Head Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Ya, saat masih sekolah Maxime terbilang siswa yang pendiam. Maka siswa atau siswi lain mencemoohnya. Terlebih ada sekira 2.000 siswa di sekolah tersebut.

"Jadi aku sempet di-bully sama anak-anak cewek. Jadi aku selama 4 bulan aku rasain itu. Pas 4 bulan hari terakhir itu ya aku langsung hadapin 'Lo lanjutin saja kayak gini. Ntar lo tahu akibatnya'," ucap Maxime.

Pelantun 'Sunset' ini merasa tidak nyaman mendapat perlakuan tersebut. Setiap kali berangkat ke sekolah, Maxime kepikiran bullying apa lagi yang akan ia dapatkan dari teman-temannya.

"Aku dari SD kelas 6 enggak pernah menghadapi hal itu. Karena sekolah Perancis itu ya begitu. Itu cuma sebentar ya di-bully tapi aneh saja ya setiap ke sekolah harus ngadepin itu," ujarnya.

Menurut Maxime Bouttier, dirinya dicemooh karena saat kecil ia tidak setampan sekarang. Istilahnya, aktor berusia 24 tahun ini masih belum tahu apa-apa dan cupu.

"Dulu aku kalau masukin baju ke celana itu ya (kelihatan) celana dalemnya di luar. Ya aku memang gitu. Ya sudah jadi bahan ketawaan di sekolah," akunya.

Sering kali mendapat bullying, pemeran Gibran pada film 'Serendipity' ini mengaku merasa trauma. Beruntung, teman-temannya sempat meminta maaf kepada Maxime.

"Aku bisa dibilang agak trauma. Tapi banyak belajar juga sih, we have to act! Kita harus mengkonfrontasi hal-hal seperti itu," tutup Maxime Bouttier.

(http://www.wowchannelz.com/Ray/Gig)

TRIVIA

DI Thailand, sudah biasa sebelum dimulai pertunjukan konser, siaran radio dan televisi, juga film bioskop menyanyikan lagu kebangsaan Phleng Chat Thai. Hingga sekarang pun masih berlangsung. MVP Pictures mencoba melakukan ritual sama melalui Film Soekarno (2013). Sebelum film dimulai, tertulis teks yang meminta dengan hormat penonton untuk berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Banyak yang merespons positif, tapi tak sedikit yang menolak berdiri dan mau menyanyikan lagu kebangsaan.