SINEREVIEW

Aug 01 2017 by arwuda

Lima Horor Asia Terseram!

Lima Horor Asia Terseram!

MENEGANGKAN, mengagetkan dan membuat bulu kuduk berdiri. Jump scare, teriakan atau jeritan sampai tutup mata juga menjadi ukuran seberapa mengerikan film horor.

Sinemata mencatat dari opini dan pendapat penonton yang sudah menyaksikan film horor berikut, menjadi film horor paling menyeramkan yang pernah diproduksi negera-negara Asia. Plus budaya mistis dan melekatnya pemikiran alam ruh, menjadikan Asia sebagai penghasil film horor terbanyak dibanding Hollywood, apalagi Bollywood.

Berikut pilihan film horor pilihan Sinemata yang terbilang klasik, dikenang dan menyeramkan!

  1. Ju-On (2002)

Ju-On (dendam). Film produksi Jepang yang bercerita tentang pembunuhan dalam satu keluarga. Sang suami membantai istri dan anaknya. Roh sang istri menuntut balas dan membunuh si suami. Kisah kutukan terhadap rumah pembantaian ini, berubah menjadi teror bagi penghuni rumah berikutnya.

Saking seramnya, Hollywood akhirnya membuat ulang film ini dengan judul The Grudge, dua tahun setelah film ini dirilis. Itu pun juga dibuatkan berjilid-jilid sekuelnya karena memang bisa memberi keuntungan finansial hingga 10-15 kali lipat dari bujet produksi.

Belum nonton Ju-On? Nonton deh, paling kamu tidak bisa tidur selama beberapa hari!

 

  1. Beranak dalam Kubur (1972)

Film horor legendaris dari Indonesia ini adalah masterpiece ratu horor Indonesia, Suzanna. Meski dirilis 1972, dan nonton sudah beberapa kali, tetap saja ceritanya tetap mencekam. Beranak dalam Kubur terhitung sebagai horor klasik.

Ceritanya tentang kakak-adik yang tidak pernah akur sejak kecil. Sang kakak tega membunuh ibunya dan membuat ayahnya lumpuh. Sedangkan adiknya dikubur hidup-hidup saat mau melahirkan. Sejak itu, daerah tempat sang adik dikubur menjadi sangat angker dan terkutuk. Film ini coba diremake banyak pembuat film, namun tidak pernah menghasilkan film semenakutkan seperti Beranak dalam Kubur!

 

  1. The Eye (2002)

Pernah terpikir memiliki mata batin? Mata batin yang mampu melihat dunia lain. Alam ruh atau makhluk seperti hantu. The Eye bercerita tentang seorang gadis tunanetra yang mendapatkan donor mata dari orang yang tidak ia kenal. Selain dapat melihat dunia, ternyata si gadis juga bisa melihat hantu-hantu yang ada disekitarnya. Kualitas jump-scare The Eye diakui sangat luar biasa. Buat pecinta horor, The Eye tidak saja menyeramkan dan menakutkan, skenarionya juga memikat.

 

  1. The Tales of Two Sisters (2003)

Awal tahun 2000-an di saat film-film horor Asia mulai mendunia. The Tales of Two Sisters menjadi film horor Korea yang dibicarakan karena tingkat keseramannya dan daya cekam terhadap penonton. Pantas The Tales meraih box office hingga manca negara.  The Tales bertema thriller psikologis, bercerita tentang sepasang kakak-adik yang tidak suka dengan ibu tiri mereka. Lambat laun, mereka juga sering diteror oleh hantu di rumah mereka sendiri.

The Tales of Two Sisters memiliki banyak plot-twist dan akhir cerita yang tidak terduga. Penasaran kan?  Buat penonton yang sudah imun rasa takutnya, dijamin unsur kejut mencekam The Tales menjadi hiburan tersendiri.

 

  1. Ringu (1998)

Ringu, film horor produksi Jepang yang dirilis tahun 1998 ini dinobatkan sebagai film horor asia terseram. Hollywood juga memproduksi ulang Ringu dengan judul The Ring. Ringu menceritakan tentang rekaman video yang harus dituntaskan misteri di dalamnya. Bila gagal atau tidak mampu membongkar misteri, korban pun jatuh.

Hantu Sadako, dengan penampilan rambut tergerai di depan menutupi wajah begitu ikonik dan diingat penonton. Hollywood memang memproduksi The Ring berjilid-jilid, namun tak satu pun yang mampu mengalahkan rasa seram Ringu. Padahal Ringu dibuat tanpa efek berlebihan dan gaya penyuntingan (editing) lebih sederhana. Tertarik nonton Ringu? Jangan lupa, misterinya harus kamu pecahkan ya! Kalau tidak…

Bisa jadi lebih dari lima film horor klasik yang menyeramkan. Lima judul film horor yang sudah disebut dijamin setelah nonton, tak akan berani tidur sendiri, ke kamar mandi sendiri, apalagi jalan di tempat sepi.

(Sinemata / Ron)

 

 

 

 

 

 

 

 

TRIVIA

PERFILMAN Indonesia pernah memiliki the Big Five. Lima bintang film yang sangat popular. Lima aktor dengan bayaran tertinggi, pun menguasai peran di berbagai judul film. Mereka adalah Roy Marten, Yati Octavia, Dorris Callabaut, Robby Sugara, Yenny Rachman. Di tahun 1977 misalnya, Roy Marten dalam setahun bisa bermain di 11 judul. The Big Five menerima honor yang sama sebesar Rp 5 juta.