SINEREVIEW

Sep 15 2017 by arwuda

American Assassin : Memburu Mafia Pencuri Hulu Ledak Nuklir

BISA jadi American Assasin diniatkan sebagai film spionase a la Bourne yang sukses berjilid-jilid. Bourne sudah uzur, layak diganti jagoan yang lebih segar. Mitch Rapp – diperankan Dylan O Brien – pantas sebagai pengganti Bourne. Nyatanya, American Assasin tak semenarik yang digembar-gemborkan pembuatnya.

Dari salah satu media, American Assasin malah dianggap sebagai salah satu dari lima film akhir musim panas (summer movie) yang layak dinanti. Film lainnya Mother, Blade Runner 2049, Insidious The Las Key, Kingsman. Dan sepertinya tak sebandingkan menyandingkan American Assasin dengan sekuel film Kingsman atau insidious. Mother dan Blade memang masih harus membuktikan seberapa bagus keduanya.

American Assasin bukan film buruk. Tapi kalau menyebutnya sebagai film layak dinanti dan bersaing dengan film-film blockbuster seperti Kingsman, rasanya tak sebanding. Dylan O’Brien pemeran Mitch Rapp, kalah jauh dibanding Matt Damon ketika memulai petualangannya di sekuel awal Bourne Identity (2001). Selain dari sisi akting, pamor dan aura kebintangan Dylan masih belum mampu mendongkrak karakter Mitch Rapp.

Susah buat Dylan membetot simpati penonton. Bahkan sampai sepertiga film berlangsung, masih juga bingung antara Mitch berubah pikiran bergabung dengan kelompok teroris atau dendam melawan mereka. Bisa jadi, buruknya arahan dan eksekusi menjadikan American Assasin jadi film nanggung. Bahkan setelah bergabung dengan CIA, karakter Mitch masih tak menarik.  Amarican Assasin juga tak menawarkan aksi sang jagoan yang menawan, termasuk adegan laga miskin koreografi.

Bagi yang paham sepak terjang Amerika, Israel, Arab Saudi, Turki, Iran di jazirah Arab, cerita American Assasin makin terasa usang. Pembelaan bahwa Amerika adalah hero sudah tak bisa diterima semua pihak. Ini yang menjadikan cerita American Assasin tak memikat. Apalagi menjadikan Iran sebagai negeri yang harus dimusuhi melalui sabotase dan pencurian hulu ledak nuklir. Satu propaganda yang tak seksi lagi.

American Assasin bercerita tentang Mitch Rapp yang kehilangan calon istri, setelah kawanan teroris menyerbu resor di Ibiza, Spanyol. Kekasih Mitch menjadi salah satu korban. Mitch pun dendam. Ia latih kemampuan berkelahi hingga penguasaan senjata. Intinya, Mitch mau datangi sel-sel teroris. Irene Kennedy, Wakil Kepala CIA, melihat potensi Micth. Ia jadikan Mitch sebagai agen tangguh di bawah pengawasan Stan Hurley.

Penyusupan ke sarang teroris pun berubah jadi misi pencarian hulu ledak nuklir yang hilang. Mitch Rapp yang terlibat operasi menyadari bahwa pencurian hulu ledak nuklir sudah menjadi bisnis para mafia. Iran menjadi sasaran kecurigaan CIA.

(Sinemata/*)

Sutradara: Michael Cuesta

Pemain: Dylan O'Brien (Mitch Rapp),  Michael Keaton (Stan Hurley),  Sanaa Lathan (Irene Kennedy), Taylor Kitsch (Ghost),  Shiva Negar (Annika)  Scott Adkins (Victor)

TRIVIA

Lewat Djam Malam adalah film pertama yang berhasil memenangkan penghargaan Festival Film Indonesia pada 1955. Tidak hanya pada kategori FIlm Terbaik, tetapi juga penyutradaraan, skenario, pemeran utama pria dan wanita dan peran pembantu. Lewat film ini pula, sang sutradara, Usmar Ismail sempat dinominasikan sebagai sutradara terbaik dalam Festival Film Asia