SINEREVIEW

Aug 22 2016 by arwuda

Headshot Tayang Perdana di Toronto International Film Festival (TIFF)


Para sineas di Indonesia sepertinya sudah lama menantikan film laga berskala internasional, dan tahun ini Screenplay Infinite Films mengeluarkan film terbarunya yang berjudul Headshot. Film ini diarahkan oleh “The Mo Brothers” yaitu Timo Tjahyanto dan Kimo Stamboel.

Film Headshot tidak hanya akan tayang di Indonesia saja, tetapi Headshot juga akan ditayangkan secara global di seluruh Negara di dunia. Sungguh sebuah karya yang tidak main-main dari Mike Wiluan, Sukhdev Signh, Wicky V. Olindo dan Shinjiro Nishimura selaku produser dari film Headshot ini.

Kabar baiknya lagi, film Headshot akan tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) 2016 dalam sesi ‘Midnight Madness’ pada 9 September 2016 malam waktu Toronto. TIFF merupakan festival film internasional yang didedikasikan bagi sinema internasional dan Kanada. TIFF juga menjadi salah satu barometer festival film bergengsi di dunia. Pada tahun 2011, Indonesia pernah melahirkan film berkelas internasional yang sukses secara komersial di acara TIFF. Jadi Indonesia patut berbangga mempunyai film yang diakui di seluruh dunia.

Timo dan Kimo selaku sutradara mengaku memiliki tantangan baru dalam membuat film laga kali ini, karena film ini membawa nama besar Iko Uwais selaku pemeran utama.

Headshot benar-benar membuat kami untuk lebih bereksplorasi dalam membuat film action. Terlebih kita membawa Iko Uwais, oleh karena itu kami tidak ingin mencewakan penonton dan penggemar Iko,” ungkap Timo Tjahjanto.

Selain Iko, Headshot juga dibintangi oleh Chelsea Islan, Sunny Pang dan Julie Estelle. Penonton di Indonesia pastinya sudah tidak sabar untuk menonton film Headshot di Tanah Air. Kita nantikan saja kehadiran Headshot di akhir tahun 2016 ini. (Sinemata / DN)

TRIVIA

Film Indonesia dengan sekuel terbanyak, juga franchise dan spin-off (sempalan cerita) adalah Catatan Si Boy. Film yang diangkat dari sandiwara radio, diproduksi pertama kali 1987. Skenario film ditulis Marwan Alkatiri dan disutradarai Nasri Cheppy. Sekuel kedua hingga kelima, diproduksi tiap tahun hingga Catatan Si Boy 5 (1991). Tahun 1991, muncul spin-off yang ditulis Marwan Alkatiri dan disutradarai Nasri Cheppy, Catatan Si Emon. Yang paling mutakhir adalah Catatan Harian Si Boy (2011) yang dianggap sebagai lanjutan kisah si Boy yang sudah berumur.