SINEREVIEW

Oct 06 2017 by arwuda

Zhang Zi Yi: Akhirnya Main Drama Televisi

Zhang Zi Yi (37) pernah dijuluki ratu perfilman China. Sampai saat ini, Zi Yi pun masih dianggap sebagai ikon bintang China paling populer. Bahkan setelah era Gong Li dan sebelum masa Fan Bingbing, Zhang Zi Yi disebut sebagai penerima bayaran tertinggi di setiap perfilman Mandarin.

 

Menyebut film-film berkelas edar dunia seperti “The Crouching Tiger, Memoirs of a Geisha, 2046, Hero, Rush Hour 2. Tahun-tahun belakangan Zi Yi, bermain kembali di film lokal (China) seperti: Grand Master, The Crossing 1 dan 2 (kerja sama dengan Korea), Run for Love.

 

Melihat filmografi dan catatan produksi, sepertinya ada penurunan permintaan pada Zhang Zi Yi untuk bermain di film-film besar. Termasuk di Hollywood. Usia Ziyi yang sudah 37 tahun bisa jadi kalah bersaing dibanding bintang-bintang muda dengan penampilan lebih menawan.

 

Seperti galibnya, bintang yang mulai meredup pamor-nya akan melirik industri televisi. Tidak terkecuali Zi Yi. Industri televisi China juga tak kalah dibanding perfilman. Dua tahun terakhir, jumlah produksi serial televisi terjadi peningkatan luar biasa besar. Televisi menjadi saluran hiburan yang mendorong semua orang ingin memasukinya. Selain popularitas, uang menjadi alasan utamanya. 

 

Ribuan jam serial dibuat stasiun-stasiun televisi tiap tahun. Program sinetron ini sudah menjadi bisnis raksasa dunia hiburan televisi di China. Nama-nama bintang China yang sudah bermain di film-film internasional seperti Yang Mi, Zhao Wei, Zhou Xun, Huang Xiaoming, Yang Yang, mengawali karier sebagai bintang televisi. Kini mereka juga kembali bermain di televisi.

 

Zhang Zi Yi belum pernah berakting di sinetron, kini ia menolehnya. Alasan utama tentunya adalah uang, berikutnya adalah jaminan popularitas. Sinetron menjadikan sang bintang tampil rutin dan jangkauannya sangat luas. Box office di layar televisi China tak kalah gengsinya dibanding bermain di film box office.

 

Untuk pertama kalinya, sejak karier filmnya yang menginjak tahun ke-19, Zi Yi bermain di drama televisi. Judulnya Diwang Ye. Serial panjang yang disutradarai  Yao Xiao Feng (May-December Love, Tiger Mom). Di Wang Ye mulai syuting November 2017 dan rencananya syuting berjalan selama delapan bulan. Kisah yang diadaptasi dari novel karangan Mei Yu Zhe, bercerita tentang pernikahan yang dijodohkan antara seorang putri dengan lelaki berlatar belakang sosial kelas bawah.

 

Apakah Zhang Zi Yi sudah tidak laku bermain di film?

 

Secara diplomatis agen Zi Yi menjelaskan bahwa, serial drama di China kini lebih bernilai dibanding sekadar film box office. Storytelling sinetron juga jauh lebih menarik dan panjang. Bandingkan dengan durasi film yang hanya dua jam. Serial televisi yang sukses jauh lebih dikenang daripada film sukses. Dan popularitas mudah didongkrak di industri televisi dibanding film. Apalagi cerita serial televisi saat ini, jauh lebih beragam dan unik. Ini yang membuat Zi Yi beralih berakting di televisi, dibanding sekadar mengejar prestise box office film.

 

Oh, gitu toh!

 

(Sinemata/ BL)

 

 

 

 

TRIVIA

JEPANG dikenal memiliki film dengan sekuel terpanjang atau episode-nya. Franchise flm Godzilla (1954-sekarang) dibuat hingga 32 judul. Zatoichi, kisah fiksi jagoan pedang buta dan seorang pemijat, dibuat 26 judul di rentang tahun 1962-1989). Tora-San (1959), film franchise ini diproduksi sebanyak 28 judul hingga tahun 2003. Bahkan disebutkan, franchise Tora-San dibuat sampai 47 judul.